
“HADITS KEUTAMAAN PUASA RAMADHAN”
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni”
(HR: Bukhari n0.38 dan Muslim no.760)
KEUTAMAAN PERBUATAN BAIK PADA BULAN RAMADHAN
Berpuasa di bulan suci ramadhan begitu besar keutamaannya jika dilakukan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah Ta’ala, dan jaminannya sesuai hadits Nabi tersebut diatas adalah akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Maka betapa meruginya jika kesempatan yang sudah di berikan oleh Allah Azza wa Jalla hanya satu tahun sekali dan dilaksanakan hanya 30 hari atau 1 bulan disia-siakan begitu saja. Dan sangat beruntung bagi mereka yang benar-benar menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya ketika sudah memasuki bulan suci Ramadhan.
Ibadah puasa melatih diri agar seorang hamba terbiasa untuk bersabar, menahan dari makan dan minum, menahan diri dari syahwat, menahan diri dari maksiat, dan menimbulkan ketakwaan bagi seorang hamba jika benar-benar diniatkan karena Allah semata, disamping juga bisa menyehatkan badan karena dengan berpuasa banyak manfaat yang di dapatkan melebihi dari obat dan vitamin dokter manfaatnya yaitu membersihkan usus-usus, memperbaiki kinerja lambung, membersihkan badan dari sisa-sisa makanan dan kotoran-kotoran, serta bisa meringankan tubuh dari lemak yang berlebihan atau kegemukan, sehingga berat badan bisa turun dan seimbang dengan tinggi badan (mendapatkan berat badan yang ideal dan proposional).
Perbuatan baik di bulan Ramadhan pun memiliki banyak keutamaan, yang dijelaskan sebagai berikut:
1. Sedekah
Sedekah memiliki keutamaan yang paling utama dibulan Ramadhan, berdasarkan hadits Nabi:
“Sedekah yang paling utama adalah sedekah pada bulan Ramadhan”. (HR. At-Tirmidzi)
“Barangsiapa yang memberi makanan untuk berbuka puasa bagi orang-orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan , seperti pahala orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun.” (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi)
“Barangsiapa yang memberi makanan atau minuman untuk berbuka puasa bagi orang yang berpuasa dari hartanya yang halal, maka malaikat akan memanjatkan shalawat baginya selama beberapa saat pada bulan Ramadhan dan Malaikat Jibril akan memanjatkan shalawat baginya pada malam Qadar (Lailatul Qadr). (HR. Ath-Thabrani, dalam Mu’jam al-Kabir 2/261)
Rasululullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau adalah orang yang paling dermawan diantara manusia dalam melakukan kebaikan seperti bersedekah dan beliau semakin dermawan lagi dalam perbuatan baik di bulan suci Ramadhan dimana Malaikat Jibril mendatangi beliau. Maka disinilah keutamaan sedekah dibulan Ramadhan dan kita sebagai umat Nabi Muhammad ittiba kepada Nabi, agar mendapatkan ampunan, pahala dan rahmat dari-Nya. Bersedekah itu bukan keterpaksaan tetapi sebuah keikhlasan semata karena Allah Ta’ala bukan tujuan untuk mengharapkan balasan sesama manusia atau pujian manusia, kecil dan besar sedekah intinya niat dari awal ikhlas semata karena Allah Ta’ala.
2. Ibadah atau Shalat Sunnah pada malam Ramadhan (Qiyamul Lail)
Pada malam hari di bulan Ramadhan ada Shalat Tarawih dan Witir, dan berbagai macam ibadah yang dilakukan di malam hari untuk menghidupkan malam-malam Ramadhan. Rasulullah Shallallhu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Barangsiapa yang melakukan Qiyamul Lail pada bulan Ramdhan dengan penuh keimanan dan mengharap ganjaran Allah , maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR.Bukhari dan Muslim)
“Rasulullah senantiasa menghidupkan malam-malam Ramadhan, dan jika memasuki sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, beliau membangunkan keluarganya dan semua anak-anak serta orang dewasa yang mampu melakukan shalat.” (HR.Muslim)
3. Membaca Kitab Suci Al-Qur’an Al-Kariim
Ketika memasuki bulan suci Ramadhan maka Rasulullah memperbanyak membaca Al-Qur’an Al-Kariim dan Malaikat Jibril ‘Alaihissalam membacakan Al-Qur’an kepada beliau. Nabi membaca Al-Qur’an di dalam shalat lebih lama di bulan Ramdhan daripada bulan-bulan lainnya.
Pada suatu malam, Hudzaifah melaksanakan shalat bersama Rasulullah Shallallhu ‘Alaihi wa Sallam, dan beliau membaca surat Al-Baqarah, kemudian Ali Imran dan An-Nisa’. Ketika beliau membaca ayat yang memberikan peringatan tentang sesuatu yang menakutkan, beliau berhenti sejenak untuk berdoa.
Puasa dan membaca Al-Qur’an mempunyai keutamaan untuk memberikan syafaat pada setiap hamba yang mau menjalankannya, Rasulullah Shallallhu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Puasa dan Al-Qur’an akan memberi syafa’at kepada seorang hamba pada hari kiamat. Puasa berkata, ‘Wahai Rabb, aku menahannya dari makan dan minum pada siang hari. Dan Al-Qur’an berkata, ‘Wahai Rabb, aku menahannya dari tidur pada malam hari, maka izinkan kami memberi syafa’atkepadanya.” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i)
4. I’tikaf
Salah satu perbuatan baik di bulan Ramadhan adalah I’tikaf yaitu menetap di masjid (berdiam diri di dalam masjid) dalam rangka melakukan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah Azza wa Jalla. Rasulullah selalu melakukan I’tikaf di sepuluh akhir Ramadhan sampai Allah Ta’ala memanggilnya sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih riwayat Imam Muslim no.1171. Dalam hadits lainnya Rasulullah Shallallhu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Masjid adalah rumah bagi setiap orang yang bertaqwa, dan Allah akan menjamin bagi orang yang menjadikan masjid sebagai rumahnya dengan memberinya kasih sayang, rahmat dan keberhasilan melewati titian menuju keridhaan Allah sampai ke surga.” (HR.Ath-Thabrani dalam Mu’jam Al-Kabir, 6/254 dan Al-Bazzar, 6/506)
5. Umrah
Kemudian amalan baik lainnya adalah umrah yaitu melakukan ziarah ke Baitullah Masjidil Haram untuk melaksanakan thawaf dan sa’i pada bulan Ramadhan, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallhu ‘Alaihi wa Sallam:
“Umrah pada bulan Ramadhan sama dengan haji bersamaku.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Kemudian dalam hadits lainnya, Rasulullah Shallallhu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Umrah satu sampai dengan umrah yang berikutnya adalah penghapus dosa-dosa yang dilakukan diantara keduanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Itulah semua sudah diterangkan diatas beberapa perbuatan baik yang memiliki keutamaan di bulan Ramadhan sebagai amalan yang baik dan bukti keimanan seorang hamba serta penghapus dosa-dosa. InsyaaAllah dengan berpuasa dan melakukan amalan ibadah lainnya di bulan suci Ramadhan ini maka menjadikan seorang hamba dekat dengan Rabb-nya (Allah Ta’ala).
Ditulis dan dirangkum oleh: Ummi_Laina Mokodongan
Bekasi_City, 18 Ramadhan 1444 H/09-April-2023 M
ARTIKEL DAN DESIGN BY: AZZAHROTUN.COM
- Sumber: Kitab Minhajul Muslim oleh Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jaza’iri, hal.536-540